PERTANIAN PATI


Pertanian

Salah satu hasil pertanian yang membuat Kota Pati dikenal oleh masyarakat luas adalah kacang tanah, karena di kabupaten ini pula tumbuh dua perusahaan besar yang mengelola kacang tanah, yakni Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci.

Luas areal tanaman kacang di Kabupaten Pati sekitar 4.400 hektare dengan produktivitas 11,51 kuintal per hektare, sedangkan total produksinya mencapai 5.266 ton kacang kering.

Sentra tanaman kacang tanah, tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Gunungwungkal, Kecamatan Tayu, Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Gembong, Kecamatan Cluwak, Kecamatan Margorejo, Kecamatan Tambakromo, dan Kecamatan Pati. Untuk komoditas kacang tanah ini, Kecamatan Gunungwungkal merupakan penghasil terbanyak sekitar 995 ton.
Meski demikian, suplai kacang yang ada di kabupaten ini belum mampu memenuhi kebutuhan dua perusahaan pengolah kacang tanah tersebut, mengingat insutri pengolahan kacang tanah skala kecil juga cukup banyak.

Selain kacang tanah, Kabupaten Pati juga memiliki hasil pertanian yang layak diperhitungkan, yakni ketela pohon karena menjadi pemasok ratusan industri tepung tapioca di kabupaten ini. Sentra industri tepung terbesar di kabupaten ini, yakni di Kecamatan Margoyoso.

Luas lahan yang biasa ditanami ketela pohon sekitar 18.259 hektare dengan tingkat produktivitas 217,70 kuintal per hectare, denan total produksi basah dengan kulitnya 397.498 ton.

Daerah terbanyak yang menanam tanaman ketela pohon, yakni Kecamatan Margoyoso, Kecamatan Cluwak, Kecamatan Gembong, Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Sukolilo, Kecamatan Margorejo, dan Kecamatan Tayu.

Komoditas kacang hijau juga tumbuh luas di kabupaten ini, karena luas arealnya mencapai 7.497 hektare, dengan tingkat produktivitas 17,38 kuintal per hektare, sedangkan total produksi 13.032 ton biji kering.

Adapun wilayah yang banyak terdapat komoditas ini, yakni Kecamatan Gabus, Kecamatan Kayen, Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Winong, Kecamatan Puncakwangi, Kecamatan Margorejo, Kecamatan Tambakromo, Kecamatan Jaken, Kecamatan Jakenan, Kecamatan Juwana, Kecamatan Batangan, dan Kecamatan Pati.

Sedangkan komoditas tanama kedelai, masih cukup kecil karena luas areal tanamannya hanya 1.903 hektare dengan produktivitas 21,72 kuintal per hektare, sedangkan total produksinya sekitar 4.131 ton biji kering.

Iklan
By semoetabang1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s